Dalam Recaps Detective’s Story bagian Kedua ini, saya akan memberi
beberapa ikhtisar kisah bergenre detektif yang tak kalah hebatnya dengan Para
Tokoh Detektif sebelumnya. Mau tahu? Mari kita simak berikut ini!
“ Death Note (Desu
Noto / デスノート) ” Adalah seri manga Jepang yang diciptakan oleh penulis Tsugumi
Ohba dan Takeshi Obata. Serial Death Note pertama kali oleh Shueisha
di majalah manga Jepang “ Weekly Shonen Jump ” dari Desember 2003 sampai
Mei 2006. Seri ini juga diterbitkan dalam format tankōbon di Jepang mulai bulan
Mei 2004 dan berakhir pada bulan Oktober 2006 dengan total dua belas volume. Dan
“Death Note” menjadi salah satu manga terlaris Weekly Shonen Jump
sepanjang masa dengan penjualan lebih dari 26,5 juta eksemplar.
Seri anime ini ditayangkan di Jepang dari 3 Oktober 2006 sampai
dengan 26 Juni 2007. Lalu diadaptasi menjadi film live-action yang dirilis di
Jepang pada 17 Juni 2006, 3 November 2006 dan 2 Februari 2008.
Cerita ini bermula
dari seorang tokoh bernama “Light
Yagami“, seorang siswa SMA yang menemukan sebuah notebook supranatural, "Death
Note". Buku ini memberikan penggunanya kemampuan untuk membunuh siapa
saja hanya dengan mengetahui nama (Death Note milik Light Yagami) atau wajah
mereka (Death Note milik Misa Amane). Serial ini bercerita tentang upaya Light
untuk menciptakan utopia bebas kriminal menggunakan notebook itu disertai
dengan upaya seorang detektif yang dikenal sebagai L untuk menghentikan aksi
anak kepala polisi tersebut.
“The Great Detective Kiyoshiro Yumemizu”
(名探偵夢水清志郎事件ノー) alias Meitantei Yumemizu Kiyoshirou Jiken Nooto, Catatan Pengamatan Penyelidikan sang Detektif Hebat: Kiyoshiro
Yumemizu adalah kisah detektif yang beda dari yang lain. Kenapa? Tentu saja
dikarenakan tokohnya yang sifatnya paling unik dan aneh. Hobinya adalah makan
dan bermalas-malasan sambil membaca buku di rumah. Selain itu, ia adalah pelupa kelas kakap namun ia juga tidak melupakan janji janji
yang penting. Yaps, meskipun tidak tampak sebagai detektif hebat, namun
kemampuan analisisnya sangat luar biasa cepat dan hebat. Sebenarnya Mantan
Dosen Ilmu Logika ini tidak memberitahukan hasil analisanya di awal karena
saking malasnya dan menunggu waktu yang tepat. Di sisi lain, ia juga ingin
melindungi orang-orang tak bersalah. Bermodalkan kartu nama yang ditulis
tangan. Setiap berkenalan, Ia tak lupa menambahkan embel-embel namanya sebagai
detektif hebat.
Manga karangan “Kaoru
Hayamine” ini diterbitkan
oleh Penerbit Aoi Tori (Kodansha) pada tahun 1994. Akan tetapi, meskipun terbitnya sama dengan Komik Detective Conan,
komik detektif yang sa tu ini baru dimuat secara
bersambung sejak Nakayoshi Gress edisi 35 tahun 2006 dalam bahasa
Indonesi. Komik satuannya saja baru mulai beredar pada Desember 2007 dan
diterbitkan oleh Elex Media
Komputindo.
Karena ini adalah
cerita anak bertemakan detektif sehingga ceritanya tidak sesadis dan seberat
kasus detektif lainnya. Kasusnya pun diselesaikan dengan lucu dan ceria. Aku
sendiri suka ceritanya meskipun sedikit menegangkan. Hehehe.
Dari kedua cerita detektif di atas ini (L [Death Note] dan Kiyoshiro Yumemizu), keduanya memiliki kesamaan yaitu kedua cerita detektif ini belum pernah ditayangkan di stasiun TV di Indonesia. Untungnya saya sudah lihat semua Death note live actionnya. Meskipun sedikit berbeda dengan versi komiknya tetapi keseruan cerita Live Actionnya tidak kalah bagus juga kok! ^^ {Fatiha El-Hilmy}.
Dari kedua cerita detektif di atas ini (L [Death Note] dan Kiyoshiro Yumemizu), keduanya memiliki kesamaan yaitu kedua cerita detektif ini belum pernah ditayangkan di stasiun TV di Indonesia. Untungnya saya sudah lihat semua Death note live actionnya. Meskipun sedikit berbeda dengan versi komiknya tetapi keseruan cerita Live Actionnya tidak kalah bagus juga kok! ^^ {Fatiha El-Hilmy}.
Comments